Bengkulu Selatan || pialing.com.

Dalam rangka pencegahan penyakit pada balita yang di sebabkan akibat gizi buruk atau dalam kata lain “stunting” Pemerintah Desa Babatan Ilir Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu melaksanakan musyawarah rembuk stunting.07/09/2020.

BBI Kecamatan Seginim Laksanakan Musyawarah Rembuk Stunting

Kegiatan musyawarah rembuk stunting ini di hadiri oleh Mardalena S.Pd. MM Camat Seginim beserta stafnya, Kepala Puskesmas Kecamatan Seginim Dr.Juwita beserta jajarannya, Lin Aprianto, S.Sos selaku Pendaping Desa, BPD, Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat dan Warga Desa setempat.

Kegiatan ini bertujuan agar kelak pada tahun 2021 yang akan datang  desa babatan ilir dapat secara fokus melaksanakan kegiatan pencegahan stunting secara bersama-sama demi kesehatan masyarakat desa.  Papar Yohanes kepala desa Babatan ilir saat menyampaikan pemaparaannya pada pembukaan musyawarah rembuk stunting di balai desa babatan ilir (BBI).

BBI Kecamatan Seginim Laksanakan Musyawarah Rembuk Stunting

Selain itu, Kepala Desa BBI juga menyampaikan, “bahwa kesehatan balita sangatlah penting sebab kemajuan sebuah negara tergantung sejauhmana kesehatan balita dan kemampuan generasi penerus, maka oleh sebab itu melalui musyawarah rembuk ini kita harus benar-benar fokus dengan program stunting ini. tegas kades.

Sementara itu kepala puskesmas kecamatan seginim dalam sambutannya yang di wakili staf  menyampaikan bahwa kesehatan anak dan balita sangatlah penting terlebih program stunting merupakan program pemerintah pusat yang harus dilaksanakan secara merata dan berkelanjutan di seluruh indonesia. Hal ini senada denga napa yang di sampaikan pendamping desa Lin Aprianto,S.sos dalam sambutannya.

BBI Kecamatan Seginim Laksanakan Musyawarah Rembuk Stunting

Kegiatan musyawarah rembuk stunting ini di hadiri Mardalena S.Pd. MM Camat Seginim beserta staf, Dr.Juwita Kepala Puskesmas Kecamatan Seginim beserta staf, Lin Aprianto, S.Sos Pendaping Desa, BPD, Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat dan Warga Desa setempat.

(Sarnubi).

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here